20 masalah zakat fitrah yang jarang kita ketahui

Berikut 19 masalah zakat fitrah
yang jarang kita ketahui :

  1. Bolehkah membayar zakat fitrah di awal puasa romadlon?
    Menurut kebanyakan ulama tidak boleh, Menurut madzhab Hanafi dan sebagian ulama madzhab Syafi’i boleh.
  2. Jika ada saudara yang meninggal ketika di malam romadhon pertama, ( waktu magrib. Sebelum shalat tarawih pertama). Apakah keluarganya berhak mengeluarkan zakat untk sang mayit ?
    Tidak wajib, Zakat Fithri wajib atas yg hidup pada malam ‘Id.
  3. Apakah janin harus di zakati?
    Tidak wajib, sunnah, berdasarkan perbuatan sahabat Utsman.
  4. Jika ada keluarga yg pd romadhon dlm keadaan dibawah,karena istri cuti melahirkn,jadi tidak bekerja,suami juga tidak bekerja, sehari hari makan ikut ibunya. kalau biasanya pas kerja ada uang, tp saat ini kondisinya tidak ada simpanan, punya hutang juga. apakah wajib zakat?
    idak wajib zakat, Zakat Fithri wajib jika seseorang pada hari itu ada harta yang dipegang.
  5. Benarkah seorang wanita(istri) yg punya penghasilan wajib mengeluarkan zakat sendiri??
    Siapa pun yg punya harta pada malam ‘Id, wajib. Hanya saja seorang suami berkewajiban utk membayar zakat fithri istri dan anak2nya. Jika ada suami yg tdk membayarkan zakat istrinya sementara si istri punya harta, dia harus membayar sendiri.
  6. Bolehkan membayar zakat langsung kepada yg berhak menerima tanpa lewat perantara amil zakat? adakah fadilah tersendiri tanpa lewat amil?
    Boleh. Hanya saja untuk zaman sekarang, lebih baik lewat panitia (saya tidak menyebutnya amil, karena tdk ada amil utk zakat Fithri). Sebab pemerataannya lebih baik. Khawatir kalau ada satu keluarga fakir miskin yg terlewatkan, sementara yg lain menerima banyak.
  7. Tidak puasa selama sebulan penuh karna alasan yang syar’i, apakah tetap wajib mengeluarkan zakat ?
    Ya. Tetap wajib membayar zakat fithri.
  8. wajib kah seorg istri membayarkan zakat suaminya yang sedang tidak ada penghasilan,sedang si istri pnya uang tapi untuk cadangan makan sehari2 selama tdak kerja? bagaimana zakatnya?
    Jika suami sedang tdk ada harta, ada 2 pilihan. Dia bayar zakatnya sendiri. Atau dia bayar zakat suami dan anak2nya. Jika setelah itu hartanya habis, mestinya panitia tahu dan menjadikannya dan keluarganya sebagai penerima zakat.
  9. Pembantu yang tidak menginap di tempat kita(hanya kadang2 nginep) siapa yang wajib mengeluarkan zakatnya?
    Dia sendiri atau suaminya atau anak laki2nya.
  10. Bolehkah menolak zakat fitrah dengan alasan masih mampu. Padahal kita melihatnya masih kekurangan? atau seberapa batasan menganggap diri kita termasuk orang yang mampu sehingga kita merasa tidak berhak mendapat zakat fitrah? padahal menurut pandangan orang kita termasuk orang yang kekurangan?
    Kita boleh menolak. Karena bisa jadi orang mengira kita miskin padahal kita kaya. Bahkan dalam kondisi itu kita harus menolak. Yg boleh menerima zakat fithri adalah fakir miskin. Mereka adalah orang yg penghasilannya tdk cukup utk memenuhi kebutuhan pokoknya.
  11. Bolehkah beras zakat tidak di makan ketika hari ied ? Mengingat rata2 yang menerima zakat sudah ckup untuk hari ied.
    Tidak dimakan pada hari raya boleh, Tapi harus diserahkan kepada yang berhak.
  12. Ada sebagian pondok yg menyetatuskn sebagai mustahik karena banyak anak yatim yang di tanggungnya. Padahal anak-anak yatim itu sedang tidak d pondok. Mohon pnjelasannya.
    Tentang anak2 yatim yg sedang tidak di pondok, sebelum anak2 itu pulang, pimpinan pondok bisa meminta mereka untuk mewakilkan penerimaan zakat Fithri kepadanya. Nanti setelah mereka balik ke pondok, zakat bisa diserahkan kepada mereka.
  13. Apakah semua janda memang harus menerima zakat, Sedangkan anak-anaknya sudah mapan dan mampu merawat ibunya ?
    Janda yg kaya tidak boleh menerima zakat. Jika dia miskin, dia boleh menerima. Meskipun mungkin anaknya membayarkan zakatnya.
  14. Kita sudah bayar zakat fithri ke masjid A, kemudian kita dapat beras zakat dari masjid lain. Bagaimana hukumnya ?
    Boleh, jika antum termasuk yg berhak. Membayar dan menerima zakat Fithri adalah dua hal yg berbeda.
  15. Bolehkah kita di zakati fitrah orangtua ketika kita pulang , sedangkan kita sudah berkeluarga ?
    Boleh, asalkan kita tahu dan rela.
  16. Seminggu yg lalu kami membayar zakat untk 6 anak 15kg karna setahu saya per orang 2,5kg. tapi setelah saya baca itu lebih amanya per orang 3kg. bolehkah sy menambh kekurangan tersebut biar menjadi 18kg?
    Boleh, Walaupun 2,5 kg, moga2 sudah sah.
  17. Zakat fitrah yang di wujudkan uang @25 lalu kumpul sejumlah sekian, misal uang di gunakan untuk membeli air pdam sekolahan bisa tidak ? karena sekolahan tertentu belum ada air untuk wudhu anak-anak.
    Tidak boleh, menurut pendapat yg lebih kuat. Keperluan PDAM mestinya bisa dicarikan dari sumber yg lain. Selain itu Rasulullah menyatakan, zakat fithri itu sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Berbeda dengan zakat mal yg alokasinya 8 ashnaf.
  18. Katagori fakir dan miskin itu yg seperti apakah ? Mohon pencerahanya..
    Fakir: yg tdk punya penghasilan.
    Miskin: punya penghasilan, tetapi tdk cukup utk menenuhi kebutuhan pokok hidupnya.
  19. Di kampung saya uang zakat itu di berikan juga pada yang tadarusan di msjid/mushola. Itu bgaimna ustadz apakh boleh?
    Jika mereka fakir miskin, tidak mengapa. Jika tidak, maka zakatnya tidak sah.
  20. kalau kita mengeluarkan zakat kepad tetangga (5 kg beras kemasan) kita bilangnya zakat…lupa tdk bilang kalau 3kg zakat lebihnya untuk sedekah gmn ya ?
    Tidak mengapa. Sisanya bernilai shadaqah.

Oleh Ust. Imtihan Assafi’i , pengasuh Ma’had Aly annur.

Leave a Reply